Showing posts with label Wisata Industri. Show all posts
Showing posts with label Wisata Industri. Show all posts

Saturday, December 31, 2016

Desa Peliatan Gianyar - Serunya Wisata Ini


Keidahanalam Pulau Bali tak bisa dipungkiri, sehingga banyak menarik minat wisatawan baik wisatawan dari domestik maupun wisatawan asing untuk mengunjunginya. Selain itu hasil dari kerajinan yang di hasilkan oleh masyarakatnya pun banyak menembus pasar internasional. Sebab inilah Bali menadapatkan julukan sebagai surganya wisata seni yang tak lain berada di Desa Peliatan.

Desa wisata ini berada di Kabupaten Gianyar, setiap harinya selalu ada wisatawan yang berkunjung untuk membeli dan melihat langsung cara pembuatan kerajinan tangan masyarakat setempat. Keunikan dan daya tarik Desa Peliatan sebenarnya tak jauh tipis dengan Desa Mas yang juga menjadikan kesenian dan kerajinan tangan masyarakat guna menarik wisatawan untuk berkunjung.

Potensi yang paling banyak menarik perhatian wisatawan dari Desa Peliatan itu sendiri ialah kesenian ukir, patung dan lukisan. Keahlian kedua bidang tersebut merupakan warisan budaya Desa Peliatan yang sudah berkembang sejak masa penyebaran agama Hindu di Bali. Karena pada waktu itu masih dalam tahap pengembangan agama Hindu, kedua kesenian tersebut banyak diabaikan yang mana untuk keperluan keagamaan semata.

Baru datanglah seorang seniman luar negeri yang bernama R. Bonet yang berkunjung sekaligus menetap di Bali dan tepatnya di Ubud. R. Bonet adalah orang yang pandai bergaul, sehingga banyak seniman setempat terpengaruh dengan gaya seni yang dimilikinya. Tak sedikit pula seniman yang menjadi muridnya mulai dari Ida Bagus Made, I Wayan Ayun, dan I Wayan Turun.

Selain memiliki kesenian patung dan lukisan, Desa Peliatan juga memiliki potensi lainnya yang sangat menarik yakni budaya seni tari dan seni tabuh. Pesatnya perkembangan pariwisataan di Bali, di mana Desa Peliatan menjadi salah satu daerah tujuan wisata di kabupaten Gianyar yang menonjolkan seni budaya, kerajinan rakyat yang biasanya diadakan sebuah festival.

Lokasi desa wisata ini berada di Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Kawasannya juga sangat strategis, yang mana berjarak sekitar 2 km dari pusat Kecamatan Ubud. Jika secara geografis, Desa Peliatan membujur dari utara ke selatan yang berada di dataran rendah sekitar 300-400 meter diatas permukaan laut.

Nah, jika pembaca berada di Kota Denpasar maka akan menempuh perjalanan sejauh 22 km atau 10 km dari Kota Gianyar. Kondisi jalan untuk menuju desa wisata tersebut cukup baik serta lancar dan ditunjang dengan kendaraan umum yang cukup memadai seperti kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua.

Selamat berlibur !!!

Yuk eksplor lagi obyek wisata di kabupaten Gianyar yang tak kalah serunya, simak di bawah ini :

Wenara Wana Gianyar – Kera Liar & Jinak



Desa Mas Gianyar ( Mas Village ) – Desa Wisata Bali Penghasil Patung


Liburan ke Pulau Bali atau bisa juga di sebut Pulau Dewata rasanya kurang afdhol jika tak mengunjungi desa wisatanya. Bagaimana tidak, karena anda akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan dengan segala pariwisata yang ditawarkannya. Desa Mas atau Mas Village merupakan desa wisata yang terletak di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Desa Mas sudah terkenal oleh wisatawan sejak jaman dulu dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya yakni kesenian dan seni ukir kayu. Beraneka jenis karya seni yang dihasilkan khususnya patung yang banyak dinikmati oleh para pengunjung yang datang. Patung yang dihasilkan sangat indah dengan imajinasi yang cenderung abstrak serta mengandung kedalaman filosofi para pembuatnya.

Di sepanjang jalan utama Desa Mas ini anda akan melihat banyak menemui artshop-artshop yang menjual produksi hasil kerajinan seperti ukir-ukiran, patung-patung serta menampung tenaga-tenaga kerja terampil sebagai pemahat, pematung, dan pengukir. Hal menarik dan unik inilah yang membuat Desa Mas sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan nusantara hingga mancanegara.

Para wisatawan yang berkunjung umumnya hanya sekedar melihat-lihat pengrajin yang sedang membuat karya seninya dan tak jarang pula yang berminat untuk membeli hasil industri kerajinan dari masyarakat desa ini. Dari keahlian yang dimiliki oleh warga Desa Mas ini bukannya tak memiliki asal-usul dan sejarahnya hlo Guys.

Dari sejarah yang tercatat dan di lestarikan oleh Desa Mas menyebutkan bahwa berawal ketika seorang Brahmana yang berasal dari Majapahit ( Pulau Jawa ) berkunjung ke Bali. Beliau berkehendak untuk mempertahankan agama Hindu setelah terdesak oleh Islam di Jawa.

Brahmana atau bernama asli Pedanda Sakti Bawu Rauh selama di Desa Mas banyak memberikan wejangan ( pelajaran ) di berbagai bidang mulai dari agama, seni-budaya, sosial, dan lainnya kepada seseorang yang bernama Mas Wilis. Setelah semua ilmu yang diajarkan dianggap sudah dikuasai oleh Mas Wilis, kemudian Brahmana memberi gelar dengan sebutan “Pangeran Manik Mas”.
Setelah itu Pangeran Manik Mas mengadakan Pesraman atau Geria dengan berbagai macam perlengkapannya untuk menghormati jasa-jasa Brahmana. Demikian pula dengan Brahmana, ia kemudian menancapkan tongkat tinggi ( pohon tangi ) yang kononnya masih hidup dan bisa dijumpai sampai saat ini guna memperingati kejadian tersebut.

Pohon Tinggi ini berada di Pura Taman Pule Mas, dari kejadian itulah daerah ini dinamakan dengan sebutan Desa Mas oleh Brahmana ( Pedanda Sakti Bawu Rauh ). Guys, selain terkenal dengan beraneka jenis hasil kerajinannya, lokasi Desa Mas juga sangat strategis sehingga tak mengherankan jika desa ini menjadi tujuan wisata utama di kawasan Kabupaten Gianyar.

Desa wisata yang kaya akan seni kerajinan ini berada di Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Dari pusat kota Denpasar berjarak sekitar 20 km dan dari pusat Kota Gianyar berjarak sekitar 10 km, sementara dari pusat Kecamatan Ubud hanya berjarak 6 km.

Dibawah ini masih ada banyak lagi obyek wisata di Kabupaten Gianyar, yang tentunya tak kalah unik dan menarik hlo. Yuk lihat dan gali semua informasinya, mungkin bisa anda jadikan agenda wisata berikutnya :

Ceking Paronama ( Ceking Terrace ) – Keindahan Sawah Terasering



Wednesday, December 28, 2016

Desa Batu Bulan Gianyar ( Batu Bulan Village ) – Wisata Bali Seru


Pulau Bali menjadi tujuan utama wisata terutama di Kabupaten Gianyar yang memiliki data tarik seni unik dan menarik untuk dieksplor. Bagi para travelers yang meyukai tentang kesenian, maka berwisata ke Desa Batu Bulan bisa menjadi pilihan liburan yang tepat. Desa ini adalah pusatnya kesenian patung dan ukiran berbahan dasar batu.

Sesuai dengan namanya dengan kata “Batu Bulan”, desa ini banyak terdapat art shop yang memajang dan menjual beraneka ragam kesenian patung batu. Keseniannya sugguh memukau hlo Guys, mulai dari Patung Budha, Ganesha, para dewa dan dewi, para pahlawan, hingga ada juga berbagai kesenian patung yang berkategori modern.

Luas kawasan Desa Batu Bulan sekitar 6.422 km2 bisa dikatakan desa yang unik di Bali, yang menjadi alasannya tak lain adalah hampir kesemua dari penduduknya memiliki keahlian membuat patung dan ukiran. Kemampuan ini merupakan wariskan turun temurun dari nenek moyang merekan dan masih lestari serta bertambah maju hingga sekarang.

Oh iya, karena  Desa Batu Bulan adalah sebuah wilayah administratif, maka desa ini terbagi menjadi tiga desa adat, diantaranya ialah Desa Adat Tegaltamu, Desa Adat Jero Kuta, dan Desa Adat Dlod Tukat. Masing-masing dari desa adat tersebut masih dibagi lagi menjadi beberapa banjar atau lebih mudah pemahamannya yakni satuan adat yang berfungsi untuk mengelola pertanian.

Selain memiliki keahlian dibidang pertanian, banjar yang disebutkan tersebut juga mempunyai kelebihan tentang menyajikan seni pertunjukan yang sangat diminati oleh wisatawan yang berkunjung, yakni Banjar Denjalan ( Desa Adat Jero Kuta ) dan Banjar Tegehe ( Desa Adat Dlod Tukat ) dengan mempertunjukkan Tari Kecak, Tari Barong, maupun Tari Legong.

Dari banyaknya wisatawan yang pernah berkunjung, sebagian besar dari mereka mengasosiasikan Desa Batu Bulan sebagai daerah yang memproduksi benda-benda seni patung berbahan baku batu. Pernyataan ini ternyata salah besar hlo, karena selain membuat patung dari batu masyarakat Desa Batu Bulan juga membuat ukir-ukiran dari kayu, kerajinan-kerajinan dari bambu serta seni batik.

Hasil kerajinannya tak hanya dijual di tempat saja, melainkan masyarakat Desa Batu Bulan mengekspor barang buatannya hingga ke mancanegara sebagai hiasan pelengkap taman, kantor, maupun hotel. Sementara tempat untuk menyelenggarakan pertunjukan kesenian untuk disajikan wisatawan berada di Banjar Dejalan, Pura Puseh, Jalan Tahak SMKI ( Sekolah Menengah Karawitan Indonesia ), dan di Banjar Tagehe.

Jadwal penyelenggaraan bisa diadakan setiap hari  dan jelasnya adalah sebagai berikut :
Tari Barong mulai pukul O9.30 WITA.
Tari Kecak mulai pukul 18.30 WITA.
Tari Legong  mulai pukul 09.30 WITA.

Pembaca juga bisa melihat proses belajar kesemua kesenian yang berada di desa ini, yakni di sekolah kejuruan di bidang kesenian, misalnya Sekolah Menengah Seni Rupa ( SMSR ), Sekolah Menengah Industri Kerajinan ( SMIK ), serta Sekolah Menengah Karawitan Indonesia ( SMKI ). Untuk memasuki desa wisata ini pengunjung tidak dipungut biaya sedkitpun. Tiket akan berlaku jikalau pengunjung melihat pertunjukan kesenian, seperti Tari Kecak, Tari Barong atau  Tari Kecak.

Desa wisata nan eksotis unik, menarik dan sangat sayang untuk di lewatkan ini berada di Desa Batu Bulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Propinsi Bali, Indonesia.

Selamat liburan !!!


Yuk lihat juga obyek wisata lainnya di Kabupaten Gianyar lainnya dibawah ini :

Desa Celuk - Wisata Belanja Kerajinan Perak



Desa Celuk - Wisata Belanja Kerajinan Perak


Sudahkan anda merencanakan liburan di Bali ? Mengeksplor pariwisata di Kabupaten Gianyar memang seru dan mengasyikkan ya Sob. Apalagi piknik sambil menambah wawasanyang ditawarkan tentunya akan memberi kesan yang sukar dilupakan. Desa Celuk adalah desa wisata yang menawarkan keindahan berupa kerajinan tangan yang ddihasilkannya.

Meskipun dikerjakan secara manual atau dengan kelihaian tangan, hasil yang didapatkan tak kalah eloknya bila dibandingkan dengan hasil kerajinan menggunakan alat modern. Karena sudah menjadi desa wisata, tiap hari selalu ada wisatawan yang berkunjung malah tak sedikit pula yang berminat dan mencari informasi yang ada di dalam obyek wisata kali ini.

Selain anda bisa melihat secara langsung bagaimana cara proses pembuatannya, pengunjungnya juga bisa membeli aneka jenis kerajinan yang terbuat dari perak tersebut di artshop milik para seniman. Dari artshop-artshop tersebut yang memajang dan menjual barang-barang hasil kerajinan perak beraneka ragam, mulai dari perhiasan, peralatan dapur, aksesoris, hingga pajangan.

Khusus untuk kerajinan perak yang berupa pajangan ini sangat menggoda untuk dimiliki hlo Sob, diantaranya adalah keris, kipas, miniatur delman, becak, motor, mobil, perahu, dan lain sebagainya. Pada umumnya barang kerajinan tersebut dipajang di dalam rak-rak kaca ( etalase ) dan diberi label harga yang tertulis dikertas.

Walaupun ada label harganaya, setiap calon pembeli diperkenankan untuk menawar dan tak jarang pula bisa mendapatkan harga separuh dari harga yang tertera. Oh iya Guys, label harga tersebut ditulis dengan satuan dollar. Hal ini ditujukan untuk memudahkan patokan harga barang bagi wisatawan asing.

Di setiap artshop, barang-barang disusun dan dipisahkan berdasarkan jenisnya seperti contoh kerajinan perhiasan, perlengkapan dapur, hiasan atau pajangan. Untuk harga yang ditawarkan tentunya bervariasi tergantung dari jenis, model, dan besar kecilnya barang tersebut. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp. 30.000 hingga Rp. 10 juta itupun kerajinan berupa hiasan maupun pajangan yang bentuknya besar.

Ditanya soal kualitas ? kerajinan yang dihasilkan oleh warga Desa Celuk tak diragukan lagi, karena sudah terbukti bisa menembus pasar internasional.  Desa Wisata Celuk berada di kawasan Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Lokasinyapun terbilang strategis yakni terletak di jalur wisata Batubulan - Sukawati - Ubud - Kintamani.

Oke Guys, selamat berwisata & enjoy !!!


Yuk trusuri lagi obyek wisata Gianyar lainnya di bawah ini :

Desa Kendran Gianyar – Desa Wisata Bali



Thursday, December 22, 2016

Pariwisata di Kabupaten Buleleng Terlengkap – Wisata Bali


Dari sebagian sesar pembaca pastinya sudah tahu bahwa Kabupaten Buleleng merupakan sebuah kabupaten yang berada di kawasan Provinsi Bali, Indonesia yang Ibu kotanya adalah Singaraja. Sebelah utara kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah barat dengan Kabupaten Jembrana, sebelah timur dengan Kabupaten Karangasemdi dan Kabupaten Bangli, dan di sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten Tabanan serta Kabupaten Badung.

Sementara panjang ruas bibir pantai di Kabupaten Buleleng sekitar 144 km, yang mana 19 km-nya melewati Kecamatan Tejakula. Nah, jika anda sekarang berada di kawasannya tak salah untuk mengekslor berbagai pariwisata yang ditawarkannya dengan segala keunikan dan keseruan dimasing-masingnya hlo Guys.

Atau anda lagi merencanakan unuk melakukan kegiatan berliburdi Kabupaten Buleleng ? Tenang saja, dihalaman ini tentunya sangat pas dengan yang anda harapkan. Tanya Kenapa ? karena dihalaman ini anda bisa mendapatkan informasi obyek wisata yang bisa dijadikan perbekalan sewaktu melakukan liburan.

Tentunya sebelum lerrlibur alangkah baiknya mengetahui seluk beluk dari pada tempat yang akan dikunjungi kan? Oke langsung saja membahas obyek wisata di kabupaten Buleleng, yuk Guys telusuri ulasan lengkapnya dibawah ini :


Daftar informasi obyek wisata di atas diharapkan bisa memepermudah saat anda berwisata ke kabupaten Buleleng. Oh iya Guys, di bawah ini masih ada tempat-tempat wisata di Bali yang tak kalah menarik untuk di eksplor hlo, yuk baca dan kulas semua informasinya di bawah ini :

13 Pantai Indah Di Pulau Bali Yang Disukai Wisatawan Indonesia



Wednesday, December 21, 2016

Budidaya Mutiara Singaraja – Wisata Bali Yang Seru


Di Pulau Bali ada obyek wisatayang seru nih Sob, selain berwisata dengan keseruan yang tak terhingga anda bisa sekaligus belajar hlo. Yuk kita menuju ke Kabupaten Buleleng yang tepatnya di Desa Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak ada sentra pembudidaya mutiara. Yupss Budidaya Mutiara disini berkatagori budidaya lokal.

Sektor kelautan dan peraiaran di kawasann Singaraja memiliki potensi yang menjanjikan untuk dijadikan sebagai objek wisata. Oh iya, disamping potensi keindahan alam bawah lautnya, Singaraja bagian barat juga memiliki sebuah potensi wisata sekaligus industri yang cukup menjanjikan yaitu pengembangan atau budidaya mutiara.

Mutiara sendiri adalah salah satu perhiasan yang sejak dulu dijadikan sebagai simbol kealamian dan kesucian. Hal ini dikarenakan bentuknya yang menawan serta indah berkilau, tentunya tak mengherankan jika mutiara tak sedikin yang menggandrungi sebagai jendela bisnis. Harga mutiara disinipun tergantung kualitas yang dijual dengan standar dolar, jika dirupiahkan berkisar antara Rp. 250.000 - Rp. 25.000.000.

Para wisatawan yang berkunjung di sentra budidaya mutiara akan disuguhkan suatu pengalaman yang unik dan menarik, dimana akan bisa melihat secara langsung proses pengolahan mutiara dari yang masih di dalam kerang sampai yang sudah jadi. Dalam prosesnya dimulai dari tahap menyiapkan induk mutiara ( jenis Pindata maxima ), kemudian dilanjutkan ke tahap sporing ( pengawinan ).

Setelah bibit mutiara berumur 25-30 hari dipelihara di tempat khusus ( belum di laut lepas). Ketika dirasa usianya cukup mampu hidup dilaut, mutiar-mutiara tersebut akan dipindahkan ke laut agar dapat menempel di kolektor berupa tali ( media buatan ). Jikalau mutiara sudah berumur 60 hari, mutiara disortir agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Walaupun begitu tingkat keberhasilannya hanya 3% saja hlo Guys dan yang gagal akan dikembalikan ke alam. Oke dilanjut mutiara yang berhasil akan dilanjutkan dengan pemeliharaan selama 32 bulan atau sekitar 2,5 tahun. Dalam prosesnya tidak bisa dibilang gampang, selain memerlukan waktu yang cukup lama, dalam pemeliharaannya pun tak lepas dari gangguan hama dan perubahan cuaca.

Jenis hama yang menyerang mutiara ini biasanya ikan buntal, penyu, kepiting dan lain-lain. Yang paling beresiko ialah disaat perubahan cuaca ekstrim, seperti musim panas ke musim dingin atau dari musim dingin ke musim panas. Namun terlepas dari itu semua, berkunjung ke Desa Penyabangan pastinya akan mendapatkan suatu pengalaman yang tak terlupakan khususnya bagi anda yang gemar dengan wisata pengetahuan.

Budidaya Mutiara ini merupakan public company yang mendapatkan saham terbesar dari Australia. Pada mulanya budidaya mutiara terletak di Raja Ampat ( Provinsi Papua ), lambat laun berjalannya di tahun 2002 memulai usaha di Desa Penyabangan. Hasil atau kualitas mutiara memiliki standar yang tinggi dengan lebel ATLAS.

Yuk Guys berwisata di Budidaya Mutiara yang tepatnya berada di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia. Jika pembaca ingin mengeksplor tempat-tempat wisata di Kabupaten Buleleng yang tak kalah unik dan menarik, dibawah ini ada beberapa tempat wisata yang bisa anda kunjungi :



Monday, December 19, 2016

Desa Tua Tiga Wasa Buleleng – Obyek Wisata Terlengkap


Saat berlibur ke Bali tak hanya ke obyek pantainya saja yang wajib dikunjungi, jika pembaca ingin mengetahui obyek wisata pantai lebih detail di Bali silahkan klik “Daftar Wisata Pantai Terkenal Di Bali”. Oke Guys, kembali ke pembahasan utama yakni wisata selain pantai yang dimaksut oleh penulis ialah Desa Tua Tiga Wasa yang berada di Kabupaten Buleleng.

Desa Tua Tiga Wasa yang dimaksut ini memiliki pemandangan alam pedesaan yang masih natural dan alami, juga terdapat pemandangan laut serta perbukitan yang dapat dinikmati dari puncak bukit. Tiga Wasa adalah sebuah desa tua atau akrab disebut “Bali Aga” yang berlokasi di Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng.

Nama Desa Tua Tiga Wasa masih erat hubungannya dengan kedatangan Rsi Markandeya ke Bali bersama anak buahnya “Wong Aga” dari Gunumg Rawung. Menurut ceritanya, Wong Aga masih menetap di Bali hingga saat ini dan tersebar di seluruh plosok daerah Bali. Daerah tersebut ialah Desa Tua Tiga Wasa, Desa Sida Tapa, Desa Bayung Gede, Desa Trunyan, dan masih banyak lainnya.

Arti dari kata Tiga Wasa sendiri meiliki dua versi, versi pertama berarti Tiga Kuasa atau Tiga Tempat ( Desa Munduk Taulan, Pememan dan Kayehan Sanghyang). Sedangkan versi kedua diartikan Tiga Wasa atau tiga kali pergi ( tiga kali pergi untuk membangun desa ), maksutnya ialah Desa Sanda, Desa Pangus dan Desa Tua Tiga Wasa yang merupakan pusat desa.

Jika Kita membahas apa saja tradisi yang ada didalam lingkupan Desa Tua Tiga Wasa tersebut ? Oke akan dijelaskan penulis satu-persatu agar pembaca bisa memahami dengan mudah. Desa Tua Tiga Wasa terkenal dengan kerajinan anyaman yang dibuat penduduknya. Selain itu juga memiliki beberapa tradisi bisa dikatakan cukup unik, seperti halnya tradisi perayaan hari-hari keagamaan ( galungan, kuningan, Pegatwakan dan lain-lain ).

Dalam tradisi bahasa, penduduk Desa Tua Tiga Wasa menggunakan bahasa pedalaman dalam kesehariannya  yang mana bahasa kuno Wong Aga saat masuk ke Bali ( bahasa Tiga wasa ). Bahasa tersebut dalam vokal bahasanya kebanyakan memakai vokal  huruf “A” seperti bahasa Jawa dan juga Melayu kuno.

Menurut sesepuh Desa Tua Tiga Wasa, secara umum orang Bali Aga tidak mempunyai Pura Dalem, begitu juga dengan Desa Tua Tiga Wasa itu sendiri. Desa ini hanya memiliki Pura Desa, Pura Segara dan pura Gedong Besakih. Suatu alasan tidak memiliki pura dalem, disebabkan Karena  sudah dijadikan satu dengan Bale Agung atau Pura Desa, yang mana untuk memusnah ilmu hitam ketika menginjakkan kaki di desa tersebut.

Masyrakat Desa Tua Tiga Wasa juga masih menjalankan tradisi upacara ngulapin, namun upacara ini dilaksanakan di kamar suci maupun di tempat tidur. Istilah ngulapin juga dikenal dengan istilah Ngidih Yeh Base, yang mana dalam ritual upacaranya dipandu oleh Balian desa yang merupakan orang yang sudah lihai di bidangnya.

Desa Tua Tiga Wasa juga memiliki tradisi khas dalam melaksanakan penguburan mayat. Cukup aneh memang, karena desa ini tidak mengenal istilah pembakaran mayat. Penguburan mayat disebut dengan upacara ngaben, tetapi tidak di bakar melainkan di kubur yang konon menganut kepercayaan dewa Swambu.

Di waktu acara penguburan mayatnya pun cukup unik yakni mayat tidak di taruh di dalam peti melainkan dibungkus dengan kain batik dan kemudian di kubur. Tradisi penguburan mayat seperti yang sudah dijelaskan diatas masih berlangsung hingga saat ini dan tentunya dilaksaanakan secara turun temurun.

Pada saat melaksanakan tradisi Galungan, Desa Tua Tiga Wasa tidak seperti pada umumnya seperti di desa tua lainnya. Karena di desa ini menggunakan bahan dari daun baik itu daun lontar muda, daun aren muda ( ron ), daun pisang, daun sirih dan lain sebagainya. Hal inilah yang membutuhkan banyak daun sirih saat dilaksanakannya acara upakara.

Oh iya, kebanyakan dari para wisatawan yang berkunjung ke Desa Tua Tiga Wasa melakukan seightseeing maupun kegiatan trakking yang mana bisa sekaligus melihat dan menikmati pemandangan alam yang begitu alami. Daya tarik lainnya yakni terletak pada produksi kerajinan anyaman bambu, mulai dari sokasi, tempat kue, lampu tidur, dompet, sangku dan sebagainya.

Saat pembaca beerkunjung atautepatnya berwisata ke Desa Tua Tiga wasa akan menemukanbanyak sekali kios ataupun toko cinderamata yang menjajakan hasil kerajinan lokal rumah tangga yang berbahan dasar bambu. Dari segi harga yang di bandrol tak begitu mahal kok, untuk harga jualnya dibandrol berkisar antara Rp. 40.000,- – Rp. 100.000,- itupun tergantung tipenya hlo.

Alamat obyek wisata nan eksotis di Bali ini berada di Desa Tiga Wasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia.

Untuk informasi tempat wisata di Kabupaten Buleleng lainnya yang tentunya tak kalah seru, anda bisa mengKLIK link dibawah ini. Yuk tlusuri !!!

Taman Nasinal Bali Barat ( TNBB ) – Wisata Populer



Friday, December 16, 2016

Agrowisata Kebun Anggur Bali - Indico Wine Bali


Kesuburan tanah di Pulau Bali memang sangat luar biasa, terbukti banyak sekali produk-produk pertanian yang berkelas Internasional. Di Kabupaten Buleleng ada perkebunan anggur yang mampu menghasilkan produk anggur yang berkualitas, dengan merek Indico Wine Bali. Perkebunan anggur Indico terletak di Jalan Puputan Bali yang mana di atas daerah perbukitan Singaraja yang dikenal memiliki suasana yang tenang, damai dan asri.

Memang kebanyakan produksi minuman anggur populer dari negara-negara non-tropis, mulai dari kawasan Eropa, Amerika, maupun Australia. Namun Pulau Bali kini mampu bersaing dengan negara-negara tersebut sebagai produsen anggur yang berkualitas. Jika ingin melihat keseruannya Kalian dapat berwisata mengunjungi perkebunan anggur di Kabupaten Buleleng, Bali.

Oh iya, Kabupaten Buleleng ini berada di bagian utara Pulau Bali dan dikawasannya juga memiliki banyak sekali tujuan wisata yang bisa Kamu kunjungi. Di daerah ini adalah kawasan pegunungan, maka dari itu tidak memiliki obyek wisata yang menjadi identiknya wisata Bali. Nah, jika ingin berwisata pantai dengan jarak yang lumanyan dekat dari kabupaten Buleleng, pembaca bisa menuju ke PantaiLovina yang terkenal akan pertunjukan lumba-lumba liarnya.

Kembali lagi ke persoalan, merek anggur Indico Bali telah mendapatkan reputasi di seluruh dunia untuk produk anggur putih dan merahnya. Maka tak mengherankan jika banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung untuk belasar atau sekedar ingin liburan saja. Keberadaan kebun anggur ini tentunya bisa dibilang obyek wisata unik yang sangat langka dijumpai di daerah tropis, seperti di  Pulau Bali ini.

Selain bisa dijadikan Wine, buah anggur disini bisa makan langsung lho Guys. Bayangkan jika kita berada di kebun anggur yang luas nan subur dengan memilih sendiri buah yang mau kita makan. Selain pemandangan perkebunan anggur yang indah mempesona, Kalian juga bisa berfoto di lokasi ini dan akan lebih seru lagi jika hasil fotonya di upload ke sosial media.

Jika temen-temen liburan ke Bali tak harus dan tak wajib ke pantai atau ke tempat wisata populernya, cobalah ke tempat wisata yang tersembunyi, unik dan menarik seperti ke Agrowisata Kebun Anggur di Kabupaten Buleleng bisa dijadikan tujuan wisatamu.

Nama Indico Wine Bali cukup terkenal di Bali, buah anggur yang dipetik pada umumnya diolah menjadi bir, whisky, cognac, serta beraneka jenis minuman beralkohol lainnya dan bisa dimakan langsung seperti yang sudah dikatakan diatas tadi. Sungguh membanggakan tentunya, karena anggur ini tidak hanya terkenal di Bali dan Indonesia bahkan sudah mendapat nama di seluruh dunia.

Dari sejarah yang dihimpun dari informasi terpercaca, bahwa pembangunan perkebunan anggur di Kabupaten Bueleng ini dibangun pada tahun 1998 oleh Gde Sumarjaya Linggih dengan perusahaannya yang bernama PT Banyu Sakti. Gde Sumarjaya Linggih berkerjasama dengan seorang ahli penanam anggur dari Inggris ( Stephen Arthur Spinney ).

Agar dapat memperkuat dan meningkatkan kualitas produknya yakni wine, ia membeli mesin-mesin berteknologi canggih untuk mengolah buah anggurnya. Tak cukup itu saja hlo, ia juga menjalin kerjasama dengan para petani lokal dan memperluas jaringan distribusinya. Usaha keras tersebut tak sia-sia dan akhirnya membuahkan kesuksesan yang memuaskan.

Meskipun pada awal karirnya hanya mampu menjual 2000 liter wine per tahun, kini ada perkembangan yang luyakan pesat dengan 8000 liter wine per tahunnya. Jenis dari produk Indico Wine Bali juga menjadi 4 jenis yakni Red Wine, White Wine, White Blush, dan Port. Distribusi produk Indico Wine Bali lebih dijual ke hotel-hotel yang mana menawarkan Indico bar.

Selain itu, produk Indico Wine Bali juga diekspor ke negara tetanggga seperti Singapura dan lain sebagainya, tetapi pasar utama masih tetap di Bali. Alasan diekspornya produk ini karena budaya indonesia pada umumnya tidak mengosumsi wine. Itulah salah satu sebab menargetkan wisatawan mancanegara sebagai pelanggan utamanya.

Wisatawan yang khususnya wisatawan dari mancanegara ketika berlibur ke Bali pastinya akan tertarik dengan minuman wine lokal khas Bali, bila dibandingkan dengan minuman wine yang berasal dari negara mereka. Jika wisatawan ingin mencoba wine bermerek Indico Wine Bali dapat ditemui di setiap bar, restoran, ataupun pasar di Bali.

Kantor utama dari Indico Wine Bali terletak di Denpasar dan kebun anggurnya berada di Singaraja, Buleleng. Saat kalian berkunjung ke kebun anggur tersebut selain bisa memetik buah anggur secara angsung juga dipersilahkan melihat proses pembuatan Indico Wine Bali hlo Guys.

NB : alangkah serunya jikalau anda berkenan mengunjungi perkebunan anggur di Singaraja, karena anda akan mendapatkan pengalaman liburan yang lebih seru dan tentunya sungguh menyenangkan.


Yuk Guys eksplor keseruan tempat wisata di Kabupaten Buleleng lainnya, lihat dibawah ini ya :

Brahma Wihara Arama Buleleng – Tempat Ibadah Umat Buddha Terbesar di Bali




Wednesday, December 14, 2016

Desa Catur Kintamani – Desa Agrowisata


Bali memiliki desa wisata yang mana bisa anda jadikan sebagai alternatif saat berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kawasa ini terkenal dengan daerah pegunungan dengan ciri khas berudara sejuk dan tentunya tanahnya pun sangat subur. Jika pembaca berlibur dikawasan ini pasti tak akan kecewa, karena akan dihidangkan pemandanagn alam yang begitu mempesona.

Membahas tempat wisata di Kecamatan Kintamani tak lepas dari tempat wisata Danau Batur Kintamani yang sudah trekenal itu. Namun yang akan dibahas di halaman ini bukanlah sebuah tempat wiata danau, tapi akan membaha Desa Wisata Catur Kintamai yang juga memiliki keindahan alam yang tak mau kalah dengan obyek wisata lain disekitarnya.

Desa Catur Kintamani merupakan kawasan desa agrowisata yang mana terdukung dengan potensi alam dikawasannya. Selain itu daerah ini juga berdekatan dengan kawasan desa agrowisata lainnya di Kabupaten Badung bagian utara yakni Desa Wisata Petang. Oke langsung saja ya Guys, Kawasan agrowisata Desa Catur Kintamani selain menawarkan keindahan alam pedesaan yang sangat asri.

Desa ini juga menawarkan berbagai hasil pertanian dan perkebunan khas daerah pegunungan di Pulau Bali. Saat berada di Desa Catur, selain pembaca bisa menikmati segarnya udara, juga bisa menyaksikan areal perkebunan yang sanagt subur, seperti halnya perkebunan kopi, jeruk serta beraneka buah-buahan lainnya.


Keseruan wisatamu akan lengkap dengan menyaksikan kesibukan aktivitas para petani. Selain berwisata tentunya anda bisa belajar mulai dari pembibitan hingga pengolahan produk perkebunan entah pegolahan kopi mataupun jeruk. Jika saat berwisata ke Desa Catur bertepatan pada saat musim panen jeruk, kalian bisa memanen dan bahkan bisa mencicipi buah jeruk yang masih fresh.

Pengalan tersebut tentunya akan berkesan, semua itu tak menutup kemungkinan untuk membawa buah jeruk untuk dijadikan oleh-oleh. Menariknya lagi ya Sob, bahwa buah jeruk dari Desa Catur sangat manis. Hal tersebut karena proses penanaman hingga proses pemupukan yang dilakukan oleh petani masih menggunakan pupuk organik.

Bagi anda pecinta kopi, tentunya produk kopi dari Desa Catur atau trekenal dengan Kopi Kintamani jangan samapi terlewatkan. Selain itu juga bisa menyaksikan langsung para petani melakukan pengolahan kopi, mulai dari kopi gelondongan hingga menjadi kopi bijian yang mana produk ini akan dipasarkan ke luar negeri.

Alamat :

Desa catur, Kecamatan Kintamai, kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia.

Desa Catur bukan satu-satunya obyek wisata di Kecamatan Kintamani, jika anda masih mencari informasi tentang tempat-tempat wisata di Kecamatan Kintamani yang seru lainnya. Dibawah ini adalah beberapa tempat wisata di kawasan Kecamatan Kintamani yang bisa kamu kunjungi :




Saturday, December 10, 2016

Obyek Wisata Terkenal di Badung


Kabupaten Badung, Bali merupakan suatu daerah yang terkenal akan objek wisatanya yang sayang terlewatkan. Bagaimana tidak, destinasi wisata di kawasan ini sungguh sangat mempesona, mulai dari wisata alam, wisata bahari, wisata seni, wisata budaya dan masih bayak lainnya. Keseruan yang ditawarkan juga bervariasi, intinya jika pembaca berwisata di kawasan Badung akan mendapatkan suatu pengalaman indah yang tak terlupakan.

Guys, sebelum berlibur alangkah bijaksana mengetahui infirmasi-infirmasi didalam distinasi tersebut ya. Berikut adalah sedikit penjelasan tentang tempat wisata terkenal di Kabupaten Badung, semoga halaman kali ini setidaknya bisa bermanfaat bagi Travelers sejati. Oke langsung saja ya Guys, dibawah ini ada beberapa tempat wisata yang diklaim cukup terkenal di kabupaten badung :


Sebagai tempat wisata pantai yang sangat ramai di kunjungi wisatwan, sepanjang pantai disediakan beraneka fasilitas memadai seperti area parkir yang luas, payung pantai, kamar mandi umum, kios makanan dan minuman, dan juga tempat penyewaan papan selancar. Ombak yang panjang dan besar, memberi tantangan tersendiri bagi para pengunjungnya.

Berbagai kegiatan dapat dilakukan di Pantai Kuta misalnya bersantai-santai di bibir pantainya, Olahraga, berfoto-foto ditepi pantai, dan lain sebagainya. 


Didukung dengan pasir pantai putih nan lembut ditambah lagi ombaknya yang menggulung tinggi menjadikan pantai ini wajib untuk Anda kunjungi. Selain itu juga suasana disekitar cukup tenang, kerena Pantai dreamland terletak di balik tebing. Banyak sekali aktifitas yang bisa pembaca lakukan, misalnya jalan-jalan di tepi pantai, berenang, bermain pasir, atau hanya sekedar duduk-duduk santai.

Pantai Dreamland merupakan salah satu tempat wisata yang banyak diminati oleh wisatawan domestik hingga mancanegara.


Liburan di Pulau Bali kurang afdhol jika tidak mengunjungi tempat wisata favoritnya yakni Pantai Jimbaran. Pasir pantainya bertekstur halus, berwarna agak kekuning-kuningan ini selalu bersih karena dijaga oleh petugas. Tatkala sore menjelang malam atau tepatnya pada detik-detik tenggelamnya matahari, pengunjung yang datang ke Pantai Jimbaran akan semakin ramai.

Salah satu alasan para pengunjung yang datang ke Pantai Jimbaran selain untuk menikmati hidangan seafood adalah ingin menikmati suasana romantis pada saat matahari terbenam. Bagaimana Guys ? jika Anda berlibur bersama kekasih, alangkah bijaksananya mengunjungi pantai ini.


Menikmati 3 pantai di 1 lokasi sekaligus begitulah gambaran dari Pantai Nusa Dua, asalkan pembaca tahu bahwa pantai ini merupakan salah satu resor yang berada di sebelah selatan Pulau Bali. Keindahan pantainya begitu mempesona, maka dari itu banyak didirikan hotel berbintang 5 untuk memuaskan para pengunjungnya.

Kawasan wisata Nusa Dua Bali sangat tertata rapi mulai dari kebersihan, taman, ruangan, desain bahkan pelayanannya sehingga memberi kesan tempat wisata yang mewah.


Pantai Seminyak lebih berkesan nuansa modern, mewah serta formal. Dikatakan sebagai kawasan elite untuk mencari private villa, mulai yang sederhana hingga yang mewah dengan harga sewa bervariasi. Pantai Seminyak atau sering disebut Pantai Dhyanapura ini berada di kawasan Desa Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia.


Pantai yang disebut-Sebut sebagai surganya olahraga air ai Pulau Dewata. Pantai Tanjung Benoa adalah pantai yang menyajikan ativitas berlibur yang asyik, menarik dan seru. Asalkan pembaca tahu bahwa, Pantai Tanjung Benoa merupakan obyek wisata di Bali yang sangat terkenal degan aktivutas watersportnya.


Pantai Pandawa adalah tempat wisata terkenal di daerah Kuta Selatan yang terletak di balik perbukitan, pantai ini namai oleh wisatawan asing sebagai “Secret Beach” ( Pantai Rahasia ). Sedangkan masyarakat setempat menamainya dengan sebutan Pantai Kutuh. Di kawasannya ada dua tebing raksasa dan di salah satu sisinya dipahat lima patung pandawa dan kunti.


Hutan Magrove Bali adalah tempat wisata yang cocok untuk segala umur, semisal Anda yang ingin berlibur bersama keluarga, terlebih bersama anak-anak tentunya akan sangat menyenangkan. Adapun alamatnya yakni Jalan By Pass Ngurah Rai, Km. 21, Suwung Kauh, Kuta, Provinsi Bali, Inonesia. Jika dari Bandara Internasional Ngurah Rai, waktu tempuh untuk menuju ke  Hutan Magrove Bali sekitar 15 menitan.


Letakan Pura Taman Ayun Mengwi berada di Desa Mengwi, Kabupaten Badung. Pura ini merupakan Pura Ibu ( Paibon ) bagi kerajaan Mangwi yang berdiri kokoh diatas lahan seluas 100 x 250 m2.


Pura Uluwatu atau disebut Pura Luwur ini adalah salah satu dari 6 Pura Sad Kahyangan yang dianggap sebagai pilar spiritual masyarakat Bali. Pura Uluwatu Pura terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.


Water Boom Bali merupakan area taman bermain air yang terletak di pusat keramaian Kuta. Obyek wisata Water Boom Bali menarik untuk dijadikan tempat wisata bersama keluarga.


Desa Baha bisa dikategorikan sebagai tempat wisata yang mengasyikkan, dengan keindahan berupa alam yang masih asri dan pastinya akan mampu membuat nyaman pengunjungnya. Selain itu Desa Baha juga merupakan desa yang terkenal akan nilai-nilai sejarah peradaban Bali.

Didalam kepariwisataan Desa Baha dapat ditemukan kelompok tukang ukir, bangunan, pengrajin anyam-anyaman, industri rumah tangga pembuat tape, sekeha cak pria maupun wanita, sarana upacara keagamaan, pertunjukan legong, tempat rekreasi memancing dan juga penataan persawahan yang masih menggunakan sistem pengairan subak.


Pada saat berlibur ke Bali tak ada salahnya melakukan kegiatan berkemah di Bumi Perkemahan Blah Kiuh. Suasana dikawasan ini sangat tenang yang letaknya jauh dari keramaian dan hiruk piruk keramaian dan kebisingan khas perkotaan. Lokasi Bumi Perkemahan Blah Kiuh berada di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia.


Obyek wisata ini, merupakan kawasan hutan lindung yang banyak ditumbuhi pohon pala. Selain dapat menikmati sejuknya suasana dikawasan hutan lindung, para wisatawan juga bisa melihat langsung ratusan monyet liar di kawasannya.


Objek wisata Garuda Wisnu Kencana atau di singkat menjadi GWK adalah salah satu tempat wisata di Pulau Bali yang tak pernah sepi baik dari wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Di areal taman budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark atau maskot Pulau Bali, berupa patung berukuran Dewa Wisnu yang sedang menunggangi Garuda setinggi 120 meter.

Baca juga :

Tanah Wuk Badung, Sangeh – Wisata Bali Fantastik

Pura Keraban Langit – Pura di Bali

Wisata Agro Plaga Badung – Meikmati Kesejukan Desa

Taman Kupu-Kupu Bali ( Bali Butterfly Park ) – Informasi Wisata Tabanan

Inilah 5 Tempat Pemandian Air Panas Terkenal di Pulau Bali