Wednesday, January 4, 2017

Pantai Cucukan Gianyar – Pantai Bali Bernuansa Tenang


Hay sahabat blogger !!! Apakah anda mencari obyek wisata pantai di Pulau Bali yang sangat menawan ini ? Memang daerah ini terkenal akan pantainya yang begitu indah, sehingga hampir kesemuanya penuh dengan pengunjung menjadikan sebagian dari mereka tidak nyaman. Nah, bagi anda menginginkan obyek wisata pantai di Bali yang masih sepi, bisa menuju ke Pantai Cucukan.

Pantai ini memiliki hamparan pasir pantai yang hitam dengan di padu pemandangan alam laut biru, sungguh paronama yang mengesankan. Pesisir ini cukup tenang, damai, nyaman, asri, karena minimnya wisatawan yang berkunjung ke sini. Berbeda lagi jika anda berkunjung ke Pantai Terkenal di Bali, suasanya begitu ramai dan terkadang  tidak bisa menikmati keindahannya.

Banyak sekali aktifitas liburan yang bisa anda lakukan di Pantai Cucukan ini, mulai dari berenang, berjemur menikmati sinar matahari, jalan-jalan menyusuri pantainya, memancing, olahraga selancar ( surfing ) dan tak ketinggalan pula bersantai di atas pasir hitamnya. Perlu diperhatikan, khusus untuk berenang sangat disarankan agar berhati-hati yang dikarenakan ombaknya cukup besar dan belum ada penjaga pantainya.

Sangat tepat jikalau pembaca menginginkan paronama indahnya matahari terbit di Pantai Cucukan, maka jangan sampai lupa untuk membawa alat foto kalian ya Guys. Bagi pengunjung yang ingin bermalam, sudah banyak tersedia tempat inap di pinggir pantanya. Tempat ini kerap kali dijadikan oleh mereka yang bermaksut untuk menyaksikan keindahan pagi saat matahari terbit sampai menikmati suasana malam.

Selain itu diiringi dengan suara deburan ombak yang sili berganti merupakan pengalaman wisata ekslusif bersama keluarga maupun pasangan bulan madu yang tidak mudah terlupakan. Soal harga yang ditawarkan sangat bersahabat hlo, apalagi dengan nuansa alam pedesaan dan asri yang bisa menrefresh dari semua kebisingan dan semrawutnya hiruk pikuk kota.

Lokasi Pantai Cucukan bisa dikatakan objek wisata di Bali yang tersembunyi, yang mana berada di Banjar Cucukan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabuaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Jika dari pusat Kota Denpasar perjalanan akan memakan waktu 45 menit sampai 1 jam dengan melewati Jl. By Pass Ida Bagus Mantra.

Setelah itu menuju ke timur, kemudian ada plang petunjuk arah menuju ke objek wisata Bali Safari Marine Park lurus kira-kira 100 meter. Kemudian belok ke kanan dan anda akan menjumpai sebuah plang petunjuk arah menuju ke Pantai Cucukan.

Dibawah ini ada obyek wisata lainnya di kabupaten Gianyar yang bisa anda jadikan agenda berlibur selanjutnya, yuk kulas semua keseruannya !!!

Wisata Kokokan Petulu – Kawanan Burung Bangau di Bali




Pantai Siyut Gianyar


Hay Sobat Blogger, tahukah anda apa yang membuat Pulau Bali terkenal ? Tentunya alasannya sangat banyak sekali dan salah satunya adalah keindahan yang dimiliki oleh pantainya yang sungguh luar biasa. Nah, dari sekian banyaknya pantai indah di Bali, Pantai Siyut patut untuk anda kunjungi hlo Guys.

Daya tarik dan kelebihan Pantai Siyut ini tak lain adalah hamparan pasir pantai hitamnya berkilauan serta ombaknya yang besar, sehingga cocok bagi anda yang menyukai olahraga selancar air ( surfing ). Selain itu panorama alam yang disajikan sangat mempesona, dimana ketenangan dan kedamaiannya berpadu dengan dengan keindahan pemandangan pesawahan khas Bali.

Prosesi lainnya yang dinanti-nanti dari sebagian pengunjungnya adalah pesona kecantikan pemandangan matahari terbit di Pantai Siyut, yang mana sangat mengesankan dan berpotensi jika diabadikan dalam sebuah karya seni foto. Oh iya Guys, kawasan Pantai Siyut juga sering digunakan untuk menggelar berbagai upacara keagamaan umat Hindu, seperti upacara Ngaben, upacara Melasti dan juga upacara Melarung Bumi.

Jika pembaca berada di Pantai Siyut, kegiatan yang bisa anda lakukan ialah surfing, memancing, bermain bola dan lain sebaginya. Kebersihan pantai ini sangat terjaga, karena dikelola oleh swadaya warga sekitar pantai. Maka tak mengherannkan kebersihannya sangat dijaga, sehingga anda akan sulit menemukan sampah yang berserakan dikawasan Pantai Siyut ini.

Fasilitas di tempat wisata ini cukup sederhana, mulai dari area parkir yang cukup luas, warung penjual makanan dan minuman serta penginapan dengan harga yang terjangkau dan bervariasi. Alamat Pantai Siyut berada di Desa Desa Tulikup, kelurahan Siyut, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Daerah tersebut merupakan perbatasan antara Kabupaten Klungkung dan Gianyar. Untuk menuju ke lokasinya, anda akan menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 8 km dari Kota Gianyar dan 6 km dari pusat Kota Semarapura. Jika dari Bandara Internasional Ngurah Rai maka akan melalui Jalan By Pass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra atau akan memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam perjalanan.
Selamat berlibur.

Yuk Guys eksplor lagi obyek wisata terdekatnya, baca selengkapnya dibawah ini ya !!!

Pantai Masceti Gianyar – Liburan Seru



Tuesday, January 3, 2017

Pantai Masceti Gianyar – Liburan Seru


Mantai di Bali adalah suatu agenda wisata yang banyak diminati oleh sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke daerah ini. Maka dari itu pariwisata pantai tak pernah sepi dari pengunjung, mulai dari Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pantai Pandawa, Pantai Jimbaran dan masih bayak lainnya. Jika pembaca ingin menegetahui selengkapnya, klik 13 Pantai Indah Di Pulau Bali Yang Disukai Wisatawan Indonesia.

Namun berbeda dengan Pantai Masceti yang berada di Kabupaten Gianyar ini, keadaannya masih sepi dari wisatawan domestik maupun asing. Hal tersebut dikarenakan nama dan keunggulan pantai ini belum begitu dikenal oleh wisatawan. Meskipun demikian, Pantai Masceti memiliki keindahan alam yang bisa membuat anda betah berlama-lama di tempat ini.

Pantai ini menyajikan nuansa alam pantai yang tenang, damai, hamparan pasir pantainya berwarna hitam yang dipadu dengan keindahan laut birunya sungguh mempesona. Ombaknya yang menggulung berpotensi untuk melakukan olahraga surfing, selain itu masi banyak lagi aktivitas liburan yang bisa anda lakukan disini, seperti bersantai, berenang, berjemur, memancing serta bermain bola voli atau sepak bola pantai.

Pantai ini juga digunakan untuk kegiatan upacara ngaben dan upacara melarung bumi oleh warga setempat khususnya beragama Hindu. Nama Pantai Masceti ini diambil dari nama Pura Masceti yang lokasinya berada di dekat pantai tersebut. Pantai Masceti adalah suatu pantai yang masih dalam satu garis dengan Pantai Keramasdan Pantai Saba.

Pura Masceti berfungsikan untuk memuja Dewa Wisnu yang memberikan kemakmuran kepada pemujanya. Ada cerita yang cukup menarik dibalik keindahan pantai Masceti, yakni saat Dewa Wisnu masih menjalin hubunga dengan Dewi laksmi, mereka sangat terpesona dengan keindahan Pura Masceti sehingga sering mengunjunginya, bercengkrama menikmati semua keindahannya.

Suatu hari mereka berbincang-bincang dan berslisih paham, sehingga membuat Dewi Laksmi murka sampai memutuskan aliran laut yang menghubungkan antara Pantai Masceti dengan Pantai Saba menjadi loloan. Akibat dari perselisihan ini merekapun berpisah dan sampai sekarang dipercaya, jikalau berpacaran di pantai Masceti ataupun Pantai Saba, hubungannya tidak akan langgeng.

Pantai Masceti akan ramai dikunjungi oleh warga setempat pada saat sore hari, terutama di waktu hari libur. Untuk bertujuan kenyamanan wisatawan, pemerintah setempat membangun berbagai fasilitas seperti areal parkir, toilet, warung makan bahkan penginapan dan villa. Alamat Pantai Masceti berada di Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Dari pusat Kota Denpasar dibutuhkan sekitar 30-45 menit perjalanan menuju ke arah Timur. Untuk mengaksesnya bisa menggunkan rute sebagai berikut, Bandara Internasional Ngurah Rai kemudian melalui jalan Tol Bali Mandara - Jalan By Pass Ngurah Rai - jalan By Pass Ida Bagus Mantra - petunjuk arah ke Pantai Masceti - belok ke kanan - area parkir Pantai Masceti.

Guys, dibawah ini masih ada banyak lagi obyek wisata di Kabupaten Gianyar yang bisa dijadikan agenda berlibur selanjutnya. Yuk baca selengkapnya :

Pantai Lebih Gianyar – Keindahan Pasir Hitam



Sunday, January 1, 2017

Pantai Lebih Gianyar – Keindahan Pasir Hitam


Jika membahas wisata pantai di Pulau Bali, tentunya tak sedikit yang bisa di tuju seperti halnya Pantai Kuta, Pantai Nusa Dua, Pantai Jimbaran, Pantai Sanur dan Pantai Pendawa. Nah di Kabupaten Gianyar ada suatu pantai yang tidak dapat di ragukan akan keindahan, kealamian, dan keasriannya.

Obyek wisata pantai tersebut ialah Pantai Lebih yang memiliki hamparan pasir pantai hitamnya yang sangat mempesona tatkala anda melihat secara langsung. Tak tanggung-tanggung, hamparan pasir hitamnya membentang dari Timur ke Barat sejauh kurang lebih 1.8 km dengan didominasi air lautnya berwarna biru jernih membuat keindahannya semakin bertambah.

Deburan ombaknya sangat bersahabat, sehingga cocok untuk bersantai,selancar , bermain, berjalan-jalan sambil menikmati segarnya angin laut, bahkan memancing sekalipun. Kealamian dan keasrian alam di kawasan pantai ini bisa membius siapapun yang berkunjung. Selain itu juga bersuasana aman, tentram, sepi sehingga cocok digunakan sebagai wisata bersama keluarga yang asyik.

Perahu-perahu nelayan berjejer rapi di atas batu-batu besar yang tertata rapi di tepian pantai bisa digunakan sebagai spot selfie yang indah. Setibanya di Pantai Lebih, para pengunjung akan langsung disambut dengan aroma ikan bakar dan sate lilit, wisata kuliner khas seefood menjadi nilai plus setelah kalian selesai  menikmati keindahan yang disuguhkan di pantainya.

Dinamakan dengan Pantai Lebih bukannya pantai ini memiliki kelebihan tertentu, namun nama tersebut dianmbil dari sebuah desa yang mana lokasi dari Pantai Lebih yakni berada di Desa Lebih. Kebersihan pantai ini sangat terjaga , dikarenakan warga sekitar bergotong royong membersihkan kawasan Pantai Lebih diwaktu yang sudah ditentukan.

Alamat detail Patai Lebih berada di Jl. By Pass Ida Bagus Mantra, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Selamat berlibur !!!


Obyek wisata terdekat :

Taman Nusa Gianyar – Tempat Wisata Keluarga di Bali



Taman Nusa Gianyar – Tempat Wisata Keluarga di Bali


Seperti info ngetren saat ini bahwa banyak sekali tempat wisata terbaru di Bali yang cocok untuk digunakan berlibur bersama keluarga. Nama tempat wisata tersebut ialah Taman Nusa yang merupakan sebuah taman budaya yang di fokuskan pada budaya Indonesia. Didalam kawasan taman budaya ini banyak informasi tentang kebudayaan dari berbagai suku yang berada diseluruh pelosok Indonesia.

Untuk informasi kebudayaan dari berbagai suku etnis di Indonesia, Taman Nusa ini menyediakan informasi secara aktraktif dan interkatif yang bertujuan mempermudah setiap wisatawan yang berkunjung untuk memahami informasi kebudayaan Indonesia. Tatanan ruang beserta arsitektur di Taman Budaya ini sangat menyatu dengan alam sekitar yang mana dipadukan dengan pemandangan alam pegunungan dibelakangnya.

Kompleks Taman Nusa dibangun diatas tebing yang dibawahnya merupakan pemandangan lembah sungai Melangit yang terlihat abstrak dan mempesona. Sementara luas areanya sekitar 15 hektar yang mana di tiap-tiap bangunan dikelompokkan berdasarkan informasi perjalanan waktu sejarah dan kebudayaan Indonesia dari masing-masing suku tersebut.

Mengeksplor Taman Nusa  bersama keluarga terutama bersama anak-anak tentunya akan menciptakan pengalaman yang seru. Kamu bisa menelusurinya mulai dar jaman pra sejarah Indonesia dengan tata ruang dan desain alam yang terkesan primitif. Kemudian berlanjut dengan melihat tata ruang yang menyerupai jaman masa perunggu, Jaman Kerajaan, Kampung Budaya, Kampung Budaya Minangkabau dan masih banyak yang lainnya.

Jelasnya anda akan melihat sekitar 60 rumah berdesain traditional yang mewakili masing-masing dari suku di seluruh pelosok Indonesia. Selain itu juga tidak ketingalan pula dengan seni budaya dari masing-masing suku tersebut.

Perjalananmu bisa dilanjutkan lagi untuk mengeksplor konsep Indonesia Awal, Merdeka hingga ke konsep Masa Kini. Pada konsep Indonesia awal, terdapat patung Maha Patih Gajah Mada, Replika Candi Trowulan dan Gapura yang menggambarkan tentang sumpah pemuda. Sementara konsep kemerdekaan Indonesia menampilkan patung proklamator Indonesia Presiden Soekarno dan wakil presiden Bung Hatta.
Sedangkan pada konsep Indonesia masa kini, menampilkan sebuah miniatur tiga dimensi ( diorama ) berupa miniatur kereta api yang bisa dikendalikan secara otomatis melalui program komputer dengan skala 1:87. Selain itu juga ada lebih dari 50 jenis minatur lokomotif yang dilengkapi dengan gerbong penumpang dan gerbong barang.

Tak itu saja hlo Guys, miniatur tersebut juga dilengkapi dengan tata ruang bangunan kota dan pemandangan alam Indonesia dengan luas dioraman sekitar 200 meter2. Selanjutnya menuju ke wilayah yang betrkonsepkan Indonesia moderm. Di kawasan ini terdapat warisan hasil kerajinan tangan Indonesia berupa, batik, wayang, sulaman, tenun tradisional dan masih banyak lainnya.

Untuk fasilitas Pendukung guna kenyamanan para pengunjungnya, Taman Nusa sudah dilengkapi dengan :
  • Auditorium.
  • Restoran Berstandar Internasional.
  • Kafetaria.
  • Ruang pameran.
  • Souvenir shop.
  • Restoran Indonesia.
  • Sanggar.

Alamat Taman Nusa berada di Jalan Taman Bali, Banjar Blahpane Kelod, Desa Sidan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indoesia.

Obyek wisata nan menarik untuk dikunjungi ini buka setiap hari mulai pukul 09:00 – 17:00 WITA dengan tiket masukknya sebesar Rp 85.000 / orang dewasa, Rp 70.000 / orang ( anak-anak berumur 2-12 tahun ) dan bayi dari umur 0-2 tahun, gratis.

Selamat liburan !!!

Obyek wisata terdekat yang bisa kamu jadikan agenda wisata liburan bisa lihat daftar di bawah ini :

Museum Arma Ubud – Penuh Seni & Budaya





Museum Arma Ubud – Penuh Seni & Budaya


Tak salah jika Pulau Balidijadikan sebagi tempat pariwisata yang populer dan diminati oleh semua kalangan wisatawan. Pastinya sebagaian besar pembaca bertanya-tanya menagapa daerah ini sebegitu eksotisnya dan menjadi tujuan utama nerlibur ? Asalkan semua tahu bahwa daerah ini kaya dengan keindahan alam, seni, budaya yang masih terjaga kualitasnya, ya tentunya itulah secuil alasannya.

Seperti halanya Museum Arma atau bisa disebut Museum Agung Rai Arma yang berada di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar ini memiliki karakteristik yang bisa dijadikan sebagai lokasi untuk melihat tradisi, budaya, dan sosial masa lalu dari sebuah bangsa. Museum ini menyimpan, menampilkan dan juga memamerkan lukisan-lukisan unik serta fantastis.

Museum Arma berdiri kokoh di atas lahan seluas 5 hektar yang  diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yakni Prof. Dr. Wardiman Djojonegoro pada tanggal 9 Juni 1996. Sampai saat ini Museum Arma masih dikelola langsung oleh yayasan ARMA ( Agung Rai Museum of Art ) yang berdiri pada 13 Mei 1996.

Museum Arma dibangun di tempat dengan kontur tanah naik turun, serta memiliki nuansa alam asli Ubud yang begitu harmoni. Jika dilihat dari bangunannya, yang menjadi daya tarik menonjol adalah desain kebun bernuansa budaya Bali. Banyak seni lukisan maupun patung yang terdapat di museum ini, selain itu juga ada Lily Pound dan tanaman angrek yang tertata rapi nan indahnya.

Pastinya tidak semua orang menyukai dengan seni lukisan atau melihat pameran seni. Namun bagi anda yang menyukai nuansa kebun dengan desain khas Bali, maka tidak ada salahnya jika mengunjungi Museum Arma. Guys, jika akan berkunjung ke Museum Arma, jangan samapai lupa membawa kamera untuk mengabadikan semua keindahannya.

Museum Arma mengoleksi berbagai lukisan dari aliran seni lukis yang berbeda, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Lukisan Kamasan
  • Lukisan Pre War
  • Lukisan orang Eropa yang menetap di Bali
  • Lukisan aliran modern & tradisional


Jika anda ingin duduk santai sambil membaca buku di Museum Arma ini bisa di ruang perpustakaan dan ruang baca. Selain itu juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai, mulai dari toko buku, resort hotel, ruang konferensi, panggung hiburan, restoran, kafe, toilet, serta area parkir kendaraan yang luas.

Alamat Museum Arma berada di Jl. Raya Pengosekan Ubud, Kecamatan  Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Buka setiap hari kecuali hari raya mulai pukul 09:00 - 18:00 WITA dan tiket masuk sebesar Rp 50.000 ( sudah termasuk segelas minuman teh dan kopi yang bis
a dinikmati di salah satu cafnya ).
Yuk eksplor lagi obyek wisata terdekatnya dibawah ini :

Desa Batu Bulan Gianyar ( Batu Bulan Village ) – Wisata Bali Seru



Museum Rudana Ubud


Bali memang kaya akan seni dan budayanya yang masih dipertahankan hingga saat ini, tak hayal banyak sekali diektor pariwisatanya yang menawarkan tentang itu. Museum Rudana adalah tempat untuk memamerkan dan mempromosikan karya seni berupa seni lukisan dan seni patung yang kesemuanya ialah karya dari seniman Bali.

Bagi pembaca pecinta seni, maka obyek wisata kali ini jangan sampai anda lewatkan yang manan berada di Jl. Cok Rai Pundak No. 44, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Peresmian Museum Rudana dilakukan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1995 yang berada di atas lahan seluas 500 meter2.

Bentuk bangunannya didesain apik dan menarik dengan menyatukan unsur modern dan tradisional, selain itu juga dikelilingi taman-taman indah yaang pastinya akan membuat pengunjungnya betah berlama-lama. Museum Rudana adalah bangunan berlantai 3, berkonsep dengan filosofi Tri Angga ( tiga bagian tubuh ) mulai dari Kaki, Badan dan Kepala atau bisa disebut juga sebagai konsep Tri Mandala (tiga halaman) yaitu luar, dalam dan utama.

Tepat berada di lantai pertama, koleksi yang dipamerkan berupa berbagai keindahan lukisan klasik khas Bali. Pada lantai duamerupakan tempat hasil seni pelukis ternama Indonesia maupun dari luar negeri. Nah sementara di lantai tiga ini, banyak sekali lukisan tradisional yang tak lain adalah hasil karya seniman Ubud dan juga Batuan.

Keseluruhan barang-barang seni yang ada didalam museum ini tertata dan terpelihara dengan baik dan kemudian disajikan guna dinikmati oleh semua orang yang berkunjung. Di antara karya seni terkenal dan melegenda yang dipamerkan adalah :

  • Nyoman Rudana
  • I Gusti Nyoman Lempad
  • Nyoman Gunarsa
  • Made Wianta
  • Affandi
  • Basuki Abdullah
  • Srihadi Soedarsono
  • Sunaryo Sutono
  • Antonio Blanco
  • Arie Smit


Oh iya Museum Rudana didirikan oleh Nyoman Rudana yang mana adalah seorang seniman dan kolektor lukisan yang juga pemilik galeri seni Rudana Fine Art Gallery dan Genta Fine Art Gallery. Sebagian besar dari koleksi benda seni yang tersimpan didalam Museum Rudana dikumpulkan oleh Nyoman Rudana dan Ni Wayan Olasthini. Fasilitas yang dimiliki Museum Rudana meliputi areal parkir, toilet, galeri, coffee shop dan pendopo. Buka setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WITA, kecuali hari raya besar.

Dibawah ini masih ada beberapa obyek wisata di kabupaten Gianyar yang tak kalah menariknya, yuk baca selengkapnya Guys :

Museum Neka Ubud – Mengoleksi Seni Lukisan