Monday, November 28, 2016

Air Terjun Bertingkat Buleleng, Keindahan Mempesona


Cocok dengan namanya Air Terjun Bertingkat yang berada di Kabupaten Buleleng, Bali ini terdiri dari 3 tingkatan teras bebatuan yang relatif tinggi. Dari masing-masing tingkatan tersebut memiliki kolam di bawah setip air terjunnya tentu saja dengan air yang sangat jernih dan menyegarka.

Ketinggian dari masing-masing 3 tingkatan air terjun tersebut berbeda-beda, namun secara global menjadi air terjun yang bisa dikatakan cukup tinggi.  Para pengunjung yang berwisata di Air Terjun Bertingkat dapat berendam maupun mandi dengan senang hati di jatuhan air tersebut dan juga bisa mendaki ke teras yang lebih atas kemudian melompat kedalam kolam.

Suasana di sekeliling sangat sejuk, asri, damai dengan pemandangan yang hijau menjadikan tempat yang cocok untuk refreshing. Keadaan alam yang seperti inilah banyak dicari oleh wisatawan dari perkotaan, karena mereka ingin mendapatkan ketenangan, apalagi sehari-hari mereka di sibukkan oleh hiruk-piruk kebisingan kota.

Alamat :

Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng,  Provinsi Bali, Indonesia.

Lokasi Air Terjun Bertingkat berada persis di bawah Air Terjun Kembar ( Campuhan ) yang mana sekitar 300 sampai 500 m. Untuk sampai ke lokasinya hanya dapat diakses dengan berjalan kaki melewati jalan setapak dan agak menurun.

Oh iya Guys, jalan menuju air terjun ini cukup membingungkan hlo.  Karena belum ada penunjuk arah, selain itu juga harus melewati perkampungan penduduk kemudian perkebunan cengkih dengan kondisi jalan sempit yang berliku-liku naik turun.

Wisatawan yang berkunjung ke Air Terjun Bertingkat ini relatif lebih sedikit bila dibandingkan dengan obyek wisata air terjun yang berada di dekatnya. Hal itersebut dikarenakan area parkir cukup sulit dan jauh dari pinggir jalan. Selain itupula, plang penunjuk arah yang berada di pinggir jalan sangat kecil sehingga jarang yang melihatnya.

Tiket masuk :

Rp 5.000 / dewasa
Rp 3.000 / anak-anak

Fasilitas :

Gazebo peristirahatan
Warung makan sedehana

Obyek wisata terdekat :

Baca juga :

Air Terjun Kembar ( Campuhan ), Pesona Alam Buleleng


Bali memiliki banyak sekali pesona alamyang luar biasa indahnya, seperti kawasan  Kabupaten Buleleng terdapat air terjun yang bernama Air Terjun Kembar ( Campuhan ). Kata “Campuhan” berasal dari bahasa Bali yang berarti “air yang bercampur”, yang mana memang air terjun ini merupakan hasil dari percampuran 2 anak sungai dengan sumber air terjunnya dari 3 mata air.

Ketinggian yang dimiliki Air Terjun Kembar ( Campuhan ) sekitar 45 meter, nama ini tentunya tak mengherankan sebab bentuk kembar dari pada air terjun tersebut ada dua air terjun yang saling berdampingan. Di bawahnya ada sebuah kolam kecil, airnya pun sangat jernih dan khas air pegunungan yang memiliki sifat agak dingin dan menyegarkan.

Air Terjun Kembar ( Campuhan ) di apit oleh tebing sempit yang menjulang tinggi serta ditumbuhi pepohonan yang begitu subur nan hijau sehingga menciptakan suasana sedikit gelap. Kesan liburanmu akan semakin seru, jika mengunjungi Air Terjun Mekalangan yang letaknya tak begitu jauh dari Air Terjun Kembar ( Campuhan ).

Alangkah lebih baiknya pembaca tahu bahwa Air Terjun Mekalangan adalah kelanjutan dari aliran air dari Air Terjun Campuhan.

Alamat :

Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng,  Provinsi Bali, Indonesia.

Tiket masuk :

Rp 5000 / dewasa
Rp 3.000 / anak-anak

Fasilitas :

Area parkir
Warung makan

Kios yang menjual berbagai souvenir khas Bali

Obyek wisata terdekat :


Air Terjun Git-Git - Melihat 4 Sekaligus Air Terjun


Keindahan Air Terjun Git-Git di Pulau Bali menawarkan kesegaran air pegunungan alami dengan lingkungan hutan yang masih asri. Obyek wisata ini sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai petualangan atau trekking. Karena untuk menuju ke lokasi air, harus melewati jalan setapak yang sedikit berliku-liku serta melewati beberapa kios yang menjajakan souvenir khas Bali dan warung-warung.

Derasnya aliran air sungai serta segarnya udara di kawasan Air Terjun Gitgit sudah bisa dirasakan ketika sudah berada di loket masuk. Dari area parkir, pertama-tama berjalan beberapa ratus meter melewati persawahan penduduk, perkebunan cengkeh dan perkebunan kopi, nuansa alam yang disajikan begitu sejuk khas daerah pegunungan.

Rasa lelah saat perjalanan akan terbayar setelah melihat eksotisnya air terjun yang jatuh dari atas tebing dengan ketinggian sekitar 48 meter. Keindahan yang menajubkan, angin sepoi-sepoi yang tercampur embun menerpa wajah terasa begitu segar, rerimbunan pohon dan semak pada tebing menambah kealamian obyek wisata ini.

Ketika melihat jernihnya air yang berada di bawah Air Terjun Git-Git, sipapun tak sabar ingin merasakan sensasi segarnya air pegunungan bahkan para wisatawan juga bisa berendam maupun mandi ditempat ini. Air Terjun Git-Git sangat populer di kalangan wisatawan domestik dan merupakan air terjun tertinggi di Pulau Bali.

Ketika pembaca berwisata di Air Terjun Git-Git tidak hanya satu air terjun saja yang dapat kamu nikmati, melainkan ada empat air terjun yang mana lokasinya masih berdekatan dan tiga diantaranya selain Air Terjun Git-Git adalah :

Disebut sedemikian rupa, karena air terjun ini memiliki dua air terjun yang aliran airnya menjadi satu. Sementara kata “Campuhan” merupakan bahasa Bali yang bermakna “air yang bercampur”. Suasananya sedikit gelap namun air yang dicurahkan sangat jernih, sebab Air Terjun Kembar di apit oleh 2 tebing yang ditumbuhi banyak pepohonan rimbun.

Kondisi fisik air terjun ini bertingkat-tingkat, yang mana ada tiga tingkatan air terjun. Ketiga tingkatan air terjun tersebut lumayan tinggi dan di setiap tingkatannya ada pembatas genangan air seperti sebuah kolam.

Lokasi air terjun yang satu ini berada di tengah hutan dan sangat alami. Keberadaannya yang berada di tengah hutan inilah, untuk menuju ke Air Terjun Colek Pamor bagi mereka penghobi aktivitas trekking. Untuk mencapainya harus melewati jalan tanah yang lumayan berlumpur, serta tidak ada petunjuk arah.

Alamat :

Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia.

Tiket masuk :

Rp 5.000 / dewasa
Rp 3.000 / anak-anak

Air Terjun Lemukih – Air Terjun Tersembunyi di Buleleng


Pulau Bali juga kaya akan air terjun, wisata alam ini belum terlalu sering dieksplor karena kebanyakan wisatawannya lebih cenderung menyukai wisata pantai untuk berjemur, melakukan olahraga air, ataupun wisata petualangan lainnya. Terkadang wisatawan malas untuk memasuki pelosok suatu daerah ketika sedang liburan di Bali.

Namun, bagi mereka yang suka dengan suasana ketenangan, kenyamanan dan pemandangan yang masih asri maka bisa berkunjung ke Air Terjun Lemukih. Keunikan yang dimiliki air terjun ini ialah tiga air terjun yang mengaliri sungai.  Dari arah kanan adalah Air Terjun Lemukih ( paling tinggi ), jika diurutkan dari kiri akan membentuk persis seperti anak tangga.

Kawasan di sekitarnya masih sangat alami, sehingga air terjun kedua dan ketiga ditutupi oleh semak belukar dan hanya nampak hanya hilirnya saja. Debit air yang dicurahkan oleh Air Terjun Lemukih cukup besar dan jernih, yang mana di bawahnya dibuatkan sebuah kolam penampungan, sehingga para pengunjung bisa mandi ataupun berenang.

Kondisi alam disekitar masih sangat alami, yang dapat memberikan sensasi refreshing dan lebih tenang, sehingga pengunjung bisa lebih leluasa menikmati pesona yang disajikannya termasuk juga berselfie ria mengabadikan keindahan paronama alam Air Terjun Lemukih.

Alamat :

Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia.

Jika pembaca dari Bandara Internasional Ngurah Rai ataupun Pantai Tanjung Benoa perjalanan akan butuhkan waktu sekitar 2,5 sampai 3 jam perjalanan.

Rute perjalanan :

Bandara Internasional Ngurah Rai - Danau Beratan Bedugul - Air Terjun Gitgit - sebuah pertigaan sekitar 10 meter dari Danau Beratan Bedugul - belok kanan ( ikuti jalan sekitar 12 km ). Kondisi jalan dikawasan ini berliku-liku, naik turun dengan dihibur dengan pemandangan perbukitan dan jurang di kanan dan kiri jalannya.

Sampailah di Desa Lemukih – Area parkir - perjalanan masih berlanjut dengan menyusuri jalan setapak sekitar 200 meter - Air Terjun Lemukih.

Obyek wisata terdekat :


Baca juga :

Pantai Padang-Padang – Hal Menarik & Informasi



Sunday, November 27, 2016

Air Terun Melanting – Suasana Menyegarkan


Pulau Bali sudah menjadi destinasi wisata terfavorit wisatawan yang melakukan aktivitas liburan. Wisatawan yang datang tak hanya dari Indonesia saja, namun dari berbagai belahan dunia telah menyoroti dan menjadikan Bali sebagai tempat wisata dambaan. Kelebihan dari daerah ini tak lain adalah memiliki banyak sekali tempat wisata yang bisa dipilih sesuai keinginan masing-masing wisatawan.

Bagi pembaca yang akan liburan ke Bali atau sedang mencari obyek wisatanya, Air Terjun Melanting bisa menjadi agenda liburan berjenis wisata alam yang menyenangkan. Kabupaten Buleleng ini memang terkenal dengan obyek wisata air terjun nan alami. Daya tarik serta keunikannya terletak pada dari lokasinya yang berada di tengah-tengah kawasan perkebunan cengkeh dan perkebunan kopi.

Di obyek wisata kali ini para pengunjung akan di suguhkan keindahan alam yang tiada tandingannya. Sesampainnya di lokasi suara deburan air yang diselingi suara kicauan burung-burung menambah kesan keasrian dan kealamian alam disekitarnya. Air terjun setinggi 20 meter  akan memberi rasa kenyamanan tersendiri, udara bersih yang belum tercemar polusi udara menjadi suatu suasana yang dicari wisatawan.

Setelah mengunjungi tempat wisata ini pastinya akan merasa lapar, untuk mengobati pelur yang berontak bisa mampir di restoran Ngiring Ngawedang letaknya 2 km dari Air Terjun Melanting. Tepatnya jalan sebelum menuju ke Air Terjun Melanting, beristirahat sejenak sambil menikmati hidangan kuliner khas dari Desa Munduk adalah pengalaman yang tak terlupakan.

Restoran ini juga menyediakan berbagai makanan international seperti waffle banana, sandwich serta iced cappuccino. selain di suguhkan berbagai makanan yang enak juga bisa menikmati pemandangan indah sekitarnya. Hamparan perkebunan kopi dan cengkeh yang subur, membuat suasana terasa damai, tenang dan rasakan kesejukan udaranya.

Alamat :

Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia.

Tiket masuk :

Rp 10.000 / orang dewasa
Rp 5.000 / anak-anak

Rute perjalanan :

Dari Kota Singaraja jaraknya sekitar kurang lebih 43 km atau sekitar 70 km Dari Pusat Kota Denpasar.
Bandara Internasional Ngurah Rai - Jalan By Pass Ngurah Rai - perempatan Tohpati ( lurus ) - Jalan Gatot Subroto - daerah Ubung - belok kanan menuju ke Kecamatan Mengwi - Jalan Raya Kapal - daerah Bringkit - belok kanan – Bedugul - pertigaan dengan tikungan tajam ke arah kiri - Desa Gobleg - Restoran Ngiring Ngawedang – plang penunjuk arah AirTerjun Munduk - Perjalanan lurus ke utara sekitar 1,5 km (Seririt) - tikungan ada penunjuk arah “Air Terjun Melanting”  - Area parkir Air Terjun Melanting - berjalan kaki sekitar 500 meter melalui jalan setapak - Air Terjun Melanting.

Obyek wisata terdekat :

Air Terjun Munduk – Keindahan Alam Buleleng


Berjuta keindahan alam di Baliyang membuat daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal hingga wisatawan mancanegara sekalipun. Wisata alam selanjutnya berada di darah Buleleng, Air Terjun Munduk ini memiliki ketinggian sekitar 15 meter ini berada di area perkebunan milik penduduk setempat.

Kesejukan udara yang dihasilkan oleh percikan air yang jatuh akan terasa menyegaran ketika berada di bawahnya. Suasana seperti inilah yang dicari-cari wisatawan untuk obat mujarab merefresh kembali kepenatan dari kesibuan sehari-hari, maka di akhir pekan maupun hari libur tempat ini selalu ramai didatangi pengunjung.

Selain itu air yang mengalir dari Air Terjun Munduk juga mengandung sulfur atau belerang, sehingga selain menjadi obyek wisata alam yang menyenangkan tempat ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Suasana yang masih sangat alami ini sangatlah memberikan kenyamanan tersendiri bagi para wisatawan.

Sudah puas menikmati indah alam di sekitar obyek wisata Air Terjun Munduk, aktivitas liburan dapat di lanjut berwisata kuliner di restoran yang letaknya masih di area air terjun ini.  Nama restoran tersebut adalah Golden Valley yang mana memiliki tempat makan yang bisa melihat langsung pemandangan ke arah Air Terjun Munduk.

Soal harga yang ditawarkanpun tak perlu khawatirkan, karena relative murah dan tentunya tidak akan membuat kantong terkuras. Lezatnya hidangan yang disajikan dan dipadu dengan keeksotisan pemandangan suasana air terjun akan membuat siapapun kangen dan ingin kembali menikmati momen ini kembali.

Dan aktivitas wisatamu bisa dilanjutin lagi hlo Guys, tak jauh dari kawasan Air Terjun Munduk sekitarnya 1 km terdapat juga obyek wisata air terjun yang bernama Air Terjun Melanting. Asalkan pembaca tahu, bahwa air terjun ini lebih tinggi dari pada Air Terjun Munduk.

Alamat :

Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia.

Rute perjalanan :

Air Terjun Munduk berada kurang lebih 42 km dari Kota Singaraja atau sekitar 70 km dari kota Denpasar.

Bandara Internasional Ngurah Rai - Jalan By Pass Ngurah Rai - perempatan Tohpati ( lurus ) - Jalan Gatot Subroto - daerah Ubung - belok kanan menuju ke Kecamatan Mengwi - Jalan Raya Kapal - daerah Bringkit - belok kanan – Bedugul - pertigaan dengan tikungan tajam ke arah kiri - Desa Gobleg - Restoran Ngiring Ngawedang – plang penunjuk arah Air Terjun Munduk. Jika pembaca berjalan terus kurang lebihnya sekitar 1 km maka akan sampai di Air Terjun Melanting.

Baca juga :

Pura Tanah Lot – Hal Menarik & Informasi



Air Terjun Nung-Nung – Keindahan Alam Pegunungan Bali


Hay Travelers yang suka wisata petualangan sekaligus mencari keindahan alam yang masih alami, di Pulau Bali ada obyek wisata air terjun yang masih sangat alami bernama Air Terjun Nung-Nung. Lokasinya berada dilembah setinggi 50-70 meter dan mempuyai debit air cukup besar. Sepanjang perjalanan menuju kelokasi pemandangan yang disajikan sangat hijau, menyegarkan, keadaan alam sekitar masih alami dan asri, serta udara sejuk yang nyaman.

Air Terjun Nung-Nung sangat eksotis, karena letaknya di daerah pedesaan yang jauh dari keramaian kota menjadikannya diburu oleh para wisatawan domestik ataupun mancanegara yang datang ke Bali. Kebanyakan pengunjung yang datang ialah mereka yang menyukai olahraga trekking, sebab  untuk sampai ke lokasi harus melewati persawahan berbukit dan beberapa anak tangga menuju ke lembahnya.

Meskipun jalur jalan menuju lokasi terlihat menakutkan dan melelahkan, objek wisata air terjun ini dikelola dengan baik dan profesional. Berbagai fasilitas pengunjung dikawasannya sudah dibangun cukup lama. Jalur jalan berbentuk tangga tersebut bisa dikatakan cukup lebar dengan konstruksi beton serta diberi handle pengaman.

Jika sudah merasa capek diwaktu perjalanan, bisa beristirahat di gazebo atau bale bengong ( warga setempat menyebutnya ) yang di bangun dibeberapa titik strategis. Selain untuk beristirahat dan melepas lelah, juga bisa melihat pemandangan indah dari ketinggian. Jalur ini jaraknya sekitar 400 meteran, jadi tidak usah terburu-buru ya SOB.

Jalur bertingkat ini berlumut disarankan untuk tetap berhati-hati, di kawasan Kecamatan Petang hampir setiap harinya selalu ada hujan sehingga tidak mengherankan jika begitu adanya. Setelah sampai dilokasi, pemandangan menajubkan Air Terjun Nung-Nung setinggi 30 meter akan langsung menyambut Anda di ujung tangga.

Saking besarnya air yang dicurahkan air terjun ini, di dasar lembah akan terbentuk kabut tebal yang menciptakan udara sejuk dan lebih cenderung dingin. Vegetasi tanaman di sekitarnya sangat eksotis, yang mana banyak ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan khas dataran tinggi seperti paku-pakuan dan yang lain sebagainya.

Kawasan wisata Air Terjun Nung-Nung ini mempunyai fasilitas parkir yang cukup luas dan WC umum.

Tiket masuk :

Rp 10.000 / orang

Alamat :

Banjar Nungnung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Propinsi Bali, Indonesia.

Rute perjalanan :

Jarak dari Kota Denpasar menuju ke Air Terjun Nung-Nung sekitar 45 km atau sekitar 1,5-2  jam perjalanan.  Lokasi Air Terjun Nung-Nung dari Jembatan Tukad Bangkung berjarak sekitar 5 km.

Kota Denpasar - Jalan Ahmad Yani - Pasar Desa Mambal belok ke kiri - Sangeh - Kecamatan Petang - Desa Nung-Nung - pertigaan ada plang bertuliskan "Nungnung Waterfall” - belok kanan - Area Parkir Air Terjun Nung-Nung.